belakangan ini aku berpikir bahwa hidup itu seperti timbangan gula,
timbangan yang ada di pasar-pasar.
tidak pernah benar-benar pas.
kadang kelebihan, kadang kekurangan.
begitu pula dengan hati kita,
kadang merasa banyak syukur, kadang merasa amat kurang..
kadang kita menimbang-nimbang terlalu lama.
apa yang menjadi nikmatmu, tak akan pernah terebut orang lain. aku sudah membuktikan itu.
dan apa yang menjadi deritamu, sesungguhnya kamu sendiri yang menentukan.
di pasar-pasar orang menetapkan timbangan. ia harus seimbang, ada di tengah-tengah
di kehidupan orang-pun selalu menginginkan keseimbangan.
mulai dari yin dan yang.
elemen api, tanah, air, dan udara.
jasad dan ruh.
dan apapun yang berlawanan namun saling melengkapi.
namun, berdasar pengalamanku, tidak ada yang benar-benar seimbang
tidak ada yang benar-benar lebih, selalu ada yang kurang
dan tidak ada yang terlalu kurang.
tidak ada yang benar-benar sama,
namun, perbedaan itu tidak pernah utuh.
Tidak Ada Yang Terlalu Berbeda
walau ini hanya perumpamaan timbangan gula,
entah kenapa aku suka memikirkannya...
..
Thursday, November 5, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



yes , u'r right ! nikmat Allah ngga mungkin tertukar antara satu orang dengan yang lain .. semua udah diukur baik-baik dengan kadarnya masing-masing .. :)
ReplyDelete