Sunday, August 1, 2010

Have a Little Faith (Sadarlah) by Mitch Alboom

taken from: http://mitchalbom.com/books/node/5515

Albom’s first nonfiction book since Tuesdays with Morrie, Have A Little Faith begins with an unusual request: an 82-year-old rabbi from Albom’s old hometown asks him to deliver his eulogy.

Have a Little Faith is a book about a life’s purpose; about losing belief and finding it again; about the divine spark inside us all. It is one man’s journey, but it is everyone’s story.

Have A Little Faith debuted at #1 on the New York Times Bestseller list. It was chosen by Oprah.com as the Best Nonfiction Book of 2009


ps: aku bukan pengulas buku, aku cuma menulis apa yang aku suka. melihat dengan caraku melihat :)

Have a Little Faith, adalah buku yang cukup baru terjemahan bahasa Indonesia-nya, baru selesai aku baca.
Aku selalu suka buku-buku Mitch Alboom, bukuku sepanjang masa adalah Five People You Meet in Heaven by Mitch Alboom. Karena aku suka, biasanya aku lama-lama kan bacanya.

Aku suka buku ini, bau kertasnya, desain, dan tentu saja jalan ceritanya. aku suka setiap kalimat-kalimat cerdas yang membuat aku berpikir, atau tercerahkan.

Berikut adalah beberapa bagian yang paling aku suka:

1. langsung saja kami masuk ke dalam perdebatan paling fundamental. Bagaimana agama bisa berbeda-beda? Jika satu agama meyakini satu hal, bagaimana keduanya dapat dikatakan benar? dan apakah semua agama berhak atau-atau berkewajiban-untuk mencoba mengajak yang lain beralih?
(ingin tau jawabannya. baca bukunya ;p)

2. Mayoritas agama memperingatkan agar manusia tidak berperang, namun lebih banyak perang dilangsungkan demi agama ketimbang demi hal lain. Orang kristen telah membantai orang Yahudi, orang Yahudi membantai orang Muslim, orang Muslim membantai orang Hindu, orang Hindu membantai orang Budha, orang Katholik membantai orang Protestan, orang Ortodoks membantai kaum Pagan, dan kita dapat menarik daftar itu mundur ke belakang atau ke samping, dan tetap saja nyata. Perang tak pernah berhenti; hanya berhenti sementara.

3. satu-satunya penguasa yang kutakuti di dunia ini adalah suara lembut nurani -Gandhi-
4. "Kurasa Tuhan dan Doa itu bertauatan..."

sebenarnya masih banyak lagi, tapi susah juga cari halamannya..
Intinya yang menarik adalah, kadang kita sendiri memikirkannya, merasakannya. kita tau ada yang kurang pas, kurang jelas, dan kurang kita pahami. kebanyakan kita berpikir saat dilain tempat Mitch Alboom membuatnya menjadi sebuah buku.

Pada akhirnya aku kembali pada suatu ayat Al-qur'an:

الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلاَ تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ، الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا

Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agama kalian. Oleh karena itu, janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kalian kepada-Ku. Pada hari ini Aku telah menyempurnakan untuk kalian agama kalian, telah mencukupkan atas kalian nikmat-Ku, dan telah meridhai Islam menjadi agama bagi kalian (QS al-Maidah [5]: 3).

notes: islam hadir setelah beberapa agama mendahuluinya seperti, Yahudi, Kristen, dan Katolik. sementara kafir di sini menurut pandanganku adalah orang yang tidak menyukai kemunculan agama Islam. yang dengan sengaja menakut-nakuti umat agar tidak memeluk islam.

1 comment:

  1. kebanyakan baca buku loe nad hahaha
    what a nerd!!!hahha
    oi aq skrg jg punya blog hahaha

    ReplyDelete