Friday, May 28, 2010

menolak keinginan, menerima keperluan

membingungkan?

iya ini cerita yang panjang dan lama, seperti curhat yang tidak ada habisnya.
memang benar kata orang, kesabaran itu berbuah manis :)
satu tahun aku bukanlah apa-apa, aku adalah seorang yang tertolak secara tidak adil dan semu.
tentu panjang jika diceritakan di sini.

saat seseorang sangat menginginkan sesuatu tapi keinginan itu tidak terwujud, normalnya, pasti sakit hati.
tapi setelah aku melewati sakit hati seperti itu, ternyata semua menjadi lebih baik :)

"everything gets better when you least expected"

tidak lama ini justru seseorang menawarkanku hal yang paling aku inginkan setahun yang lalu, bahkan lebih dari itu. seseorang hendak memberikan amanah yang sangat aku inginkan untuk diemban.

tapi, kadang keinginan itu berbenturan dengan kebutuhan.
di lain pihak, aku melihat yang lain membutuhkanku dan aku lebih "berharga" jika berada disana.

dengan sebuah pertimbangan matang, akhirnya aku memilih kebutuhan, bukan keinginan.
saat aku sudah melepas ego dan keinginan. aku menemukan sesuatu yang lebih pantas untuk diperjuangkan.

mengutip dari quote aristotle di film remember me :

"it doesn't important to be good, it's important to do good things :)"

maybe, i'm not that good, but i know how to do it right. i think it's good :D
selamat datang tahun perak!

1 comment:

  1. hi. me again. :-)
    awalnya aku pengen pake bahasa Inggris sebagai pendahuluan, tapi karena I'm poor in english, so I will tell (exactly write) my comments in Indonesian.

    Semoga kamu tidak bosan dengan komentar-komentarku di blogmu akhir-akhir ini. Aku tidak bermaksud untuk menarik hati karena aku sudah punya pujaan hatiku sendiri. Ya, semoga dia sekarang sedang tersenyum gembira tentang harinya saat ini atau sedang bermimpi indah dalam gelapnya malam. :-)

    Oke, ngomongin pujaan hatiku, aku jadi ingat dia juga pernah mengalami hal itu. dilema antara hal yang kau sebut kebutuhan dan keinginan. and then briefly I said to her, 'reach your passion!'. alhamdulillah, sekarang ia dapat meraih apa yang ia inginkan. semoga memang itu benar-benar passionnya. :-)

    hm, I have something about passion. Seniorku pernah menulis ebook tentang hal tersebut. Mungkin saja kamu tertarik dengan tulisan itu. monggo. alamatnya ada di bit.ly/ebookpassion

    Hm, satu hal lagi. aku ingin bertanya sesuatu. How do you know that it is good? How do you differ which is good or bad? Is it because (only) your thought (I call it perception) ?

    Oia, mungkin kalimat-kalimatku di atas kelihatan seperti berdebat. Walaupun memang iya, tapi kali ini aku hanya ingin tahu bagaimana cara padang seorang mahasiswa dalam membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. Trims. :-)

    ReplyDelete