Friday, April 17, 2009

anemia (tidak akan) menghambat hidup saya

---------------taken from:http://femidiah.blog.friendster.com/tag/hb-rendah/---------------

Anemia terjadi apabila kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah sangat kurang. Normalnya, kadar hemoglobin dalam darah seseorang sekitar 12 g/100 ml.
1. Anemia ringan: kadar hemoglobin dalam darah berkisar 9-11 g/100 ml
2. Anemia sedang: kadar hemoglobin antara 6-8 g/100 ml
3. Anemia berat: kadar hemoglobin kurang dari 6 g/100 ml.

Kadar hemoglobin dalam setiap sel darah akan menentukan kemampuan darah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Seperti kita tahu, oksigen diperlukan demi kelancaran seluruh fungsi organ tubuh.

Penyebab anemia:
1. Kekurangan zat besi dan asam folat yang disebut anemia defisiensi besi. Selain itu bisa juga karena kekurangan asam folat dan vitamin B12 (anemia megaloblastik).
2. Sumsum tulang belakang yang kurang mampu membuat sel-sel darah baru (anemia hipoplastik)
3. Penghancuran sel darah merah berlangsung lebih cepat dari pembuatannya (anemia hemolitik)
Meningkatnya volume darah berarti meningkat pula jumlah zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Ciri-ciri penderita anemia:
Acap kali tidak menampakkan gejala khusus, tetapi secara fisik penderita akan terlihat pucat terutama pada selaput lendir kelopak mata, bibir, juga kuku. Selain itu, tubuh terasa lesu, lemah, mudah lelah, sering menderita pusing disertai pandangan berkunang-kunang terutama ketika bangkit dari posisi duduk atau membungkuk. Konsentrasi pun jadi menurun.

Caramengatasi anemia:
Memperbanyak konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, asam folat juga vitamin B, seperti hati, daging, kuning telur, ikan teri, susu, dan kacang-kacangan seperti tempe dan susu kedelai, serta sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, dan katuk.
Selain itu, konsumsi juga jenis makanan yang mempermudah penyerapan zat besi, misalnya makanan yang mengandung vitamin C tinggi. Yang perlu dihindari adalah makanan/minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi, misalnya kopi serta teh.


--------------------------------------------------------------------------------------------------

saya nggak nyangka, anemia akan menjadi sebagian dari hidup saya setiap bulannya. hal ini baru saya sadari ketika saya kelas 3 SMA, saat sedang menjalani serangkaian tes untuk donor darah. hb saya berada separuh di bawah 12,5 hanya 7 sekian.. hal ini yang menyebabkan saya gagal jadi pendonor.

Usut punya usut, ternyata saat remaja ibu saya juga pernah mengalami hal serupa, bahkan lebih parah. saking rendahnya hb beliau, ibu saya tak dapat beranjak dari tempat tidur. namun anemia akan berkuarang seiring dengan pola hidup yang baik dan teratur.

Masalahnya di sini, hidup saya sama sekali nggak teratur. saya bangun dan melakukan aktifitas jam 10.00 pm ke atas. saya makan malam jam 3 pagi, dan saya tidur jam 4 pagi. Saya bangun jam 9 pagi dan baru memulai aktifitas di hari itu. praktis tidur saya berubah dari orang normal semestinya. atau memang benar kata orang, saya tak cocok dengan jam Indonesia.

Sekarang anemia saya sedang kumat-kumatnya, seharusnya saya mengonsumsi sakatonik liver, tapi nampaknya saya sedang malas. saya gunakan penyakit saya sebagai alasan untuk tidur seharian. hehehe.

Kelopak mata saya, warnanya belum kembali normal, sangat merah di bagian ujungnya, namun sangat pucat semakin ke dalam. membuat perpaduan warna yang kontras. saya (terkadang) suka melihat mata-tidak-sehat saya, membuat saya akhirnya sadar, ternyata saya nggak sekuat yang saya kira ya...

Saya bukan orang yang sangat kuat, tapi saya juga tidak lemah (secara mental). Saya nggak gampang mengasihani diri sendiri, saya benar0benar tahu kemampuan dan limit saya. saya orang yang tidak gampang dirubah, tapi sangat mudah berubah (bila saya menginginkannya).

apa yang saya rasakan, biasanya tidak saya katakan pada siapa-siapa, kecuali orang yang sangat penting bagi saya. Karena orang yang seperti itu kini sudah tidak ada, saya lebih suka menuliskannya di blog saya. orang mau peduli mau tidak, ya terserah..

tidak ada yang akan menhambat langkah saya, kecuali diri saya sendiri. tidak juga anemia saya yang sedang parah-parahnya karena jadwal bulanan. saya tetap ngalong, saya juga tetap ngopi, pikiran-pikiran saya tetap liar, hanya badan saja sekarang lemas di tempat tidur.

omong-omong soal sakit yang saya derita ini, saya merasa bersyukur lo.. karena punya penyakit di masa muda. hal tersebut membuat saya lebih peduli pada kesehatan. saya jadi rajin minum obat, dan makan sayur-sayur ber zat besi, rajin juga makan ati. (sambal goreng ati memang enak...)

saya tak akan terhambat hanya karena anemia, saya nggak mau di kasihani orang. sah - sah saja menurut saya orang tau penyakit saya, tapi jangan di kira saya akan macak loro lantas mengiba-iba, itu bukan tipe saya(*)


*Nadia Aulia Arifin, will be continued on the next posting

1 comment:

  1. iya aku juga...sering kunang2 and lemes kalo bangun tidur atau berdiri..seketika pandangan gelap n pusing tujuh keliling... dulu sempet mau donor juga tapi HB ku cuma 8 gr ato berapa gitu. tambah lagi aktifitas yang gak tau waktu ampe dini hari belum tidur
    sekarang mulai ngatur pola hidup sehat ni...biar keadaan membaik
    sehat selalu ya... n good luck 4 u

    ReplyDelete