cinta adalah hal terbaik yang pernah kau berikan untukku
cinta adalah caraku mengenangmu
dengan selaksa anggur di tanganku
dan mabuk yang pernah tersaji untuk kita
bingkai kita adalah waktu
bahasa kita adalah bisu
mencari kata-kata yang menggantung bak beledu
ditiup bayu dan teralun-alun
pergi dan berlalu...
di persimpangan kita pernah bertemu
membicarakan hidup dan saling mencintai
melewati beberapa kerikil,
alih-alih halang rintang menerjal
kita berkenalan
mengobrol
tertawa
menangis
dan hidup bersama
seolah tak ada hari esok bagi cerita kita,
yang nyata-nyata memang tak ayal
hanya dongeng belaka
dan dikala takdir itu telah berkata
ucap adalah hal yang tak pernah mampu kita jaga
janji menyisakan gurat pada makna
aku dan anda
aku yang meletakkan cerita ini dalam laciku
aku yang tak mampu menoleh sejenak
bahkan untuk menganggukkan hati
merelakan pergi
yang berteman sepi
membeku bersama bangku taman
dan bulir-bulir air mata
yang tak mampu kuusap pergi
untuk sebuah kenangan
yang kusebut cinta
dongeng
bahkan satir
paradoks yang naif
yang tak mampu kutoleh lagi,
untuk mengecap anggur itu sekali lagi
cinta, adalah caraku mengenang anda
cinta, adalah sisa-sisa doaku yang menyertai anda
cinta, adalah energi dan sinergi kepergian anda
dan musim yang berganti di ujung kelopak mata
persimpangan baru yang tak jemu menunggu
terima kasih anda pernah ada di sana
untuk kenanganku
yang mungkin akan terlupa,
usang lekang oleh masa.
semoga anda baik-baik jua,
doa saya tetap menyertai kebahagiaan anda
cinta adalah caraku mengenangmu
dengan selaksa anggur di tanganku
dan mabuk yang pernah tersaji untuk kita
bingkai kita adalah waktu
bahasa kita adalah bisu
mencari kata-kata yang menggantung bak beledu
ditiup bayu dan teralun-alun
pergi dan berlalu...
di persimpangan kita pernah bertemu
membicarakan hidup dan saling mencintai
melewati beberapa kerikil,
alih-alih halang rintang menerjal
kita berkenalan
mengobrol
tertawa
menangis
dan hidup bersama
seolah tak ada hari esok bagi cerita kita,
yang nyata-nyata memang tak ayal
hanya dongeng belaka
dan dikala takdir itu telah berkata
ucap adalah hal yang tak pernah mampu kita jaga
janji menyisakan gurat pada makna
aku dan anda
aku yang meletakkan cerita ini dalam laciku
aku yang tak mampu menoleh sejenak
bahkan untuk menganggukkan hati
merelakan pergi
yang berteman sepi
membeku bersama bangku taman
dan bulir-bulir air mata
yang tak mampu kuusap pergi
untuk sebuah kenangan
yang kusebut cinta
dongeng
bahkan satir
paradoks yang naif
yang tak mampu kutoleh lagi,
untuk mengecap anggur itu sekali lagi
cinta, adalah caraku mengenang anda
cinta, adalah sisa-sisa doaku yang menyertai anda
cinta, adalah energi dan sinergi kepergian anda
dan musim yang berganti di ujung kelopak mata
persimpangan baru yang tak jemu menunggu
terima kasih anda pernah ada di sana
untuk kenanganku
yang mungkin akan terlupa,
usang lekang oleh masa.
semoga anda baik-baik jua,
doa saya tetap menyertai kebahagiaan anda



love it! X}
ReplyDeletehehe, thank you mbak =p
ReplyDelete