Kita naik jet coaster
Aku pikir kita menikmatinya
Aku pikir kamu hanya melihatku
Aku pikir kita punya waktu untuk main wahana lainnya
Tapi kenapa yang kamu lihat bukan aku?
Kenapa kamu masih diam
Tidak tertawa.
Aku pikir kamu bahagia denganku
Aku pikir aku telah membuatmu tertawa
Aku pikir aku telah membuatmu lupa
Tapi sepertinya aku yang tertipu
Bahkan sepertinya ini semua tidak seru buatmu.
Kita sudah punya jet coaster dan tiket kita sendiri.
Tetapi kenapa kau melihat yang tidak ada?
Kenapa harus main final fantasy
Kalau kita bisa memainkannya sungguhan?
Apa itu lebih membuatmu bahagia?
Lebih membuatmu tertawa?
Apakah menurutmu ini permainan bodoh
Yang kita mainkan?
Haruskah aku menangis dan bertanya-tanya?
Ataukah aku melanjutkan wahana permainan sendirian?
Dan masih banyak tiket ketawa di tanganku
Aku tersesat di Dufan sendirian dan bingung mau main apa lagi....



tak apa tertawa untukku
ReplyDeletetak apa tertawa untukmu
tak apa tertawa untuk kita
bolehlah bahagia untukku
bolehlah bahagia untukmu
bulehlah bahagia untuk kita
tetapi, betapa egoisnya
kalau harus menangis untukku
menangis untukmu
dan akhirnya menangis untuk kita
tidak pantaskah memikirkan dia
dia yang mampu membuat kita tertawa
dia yang mampu mebuat kita bahagia
masih banyak kata kita untukku
masih banyak kata kita untukmu
tapi tidak untuk dia
dia yang kita tinggalkan
untuk kesenanganku, untuk kesenanganmu
untuk kesenangan kita
seharusnya kita menangis untuk dia
jika hatimu masih bimbang membaca tulisan ini
bayangkan betapa kecewanya dia
-----------------------------------------------
dari orang yang selalu bahagia karena dia
ehmmmmmmmmmm ..
ReplyDeleteck.ck.ck.
mari qt bsenang" saja n kerja + blajar ..
link blog gw dunn nud ..
"dari orang yang selalu bahagia untuk dia" bukan bahagia untuk kita?
ReplyDeletebeautiful poem whoever you are..=)
thank's
ReplyDeleteaku juga suka tulisanmu di blog ini,,
sangat inspiratif...
boleh kan kalo aku ngikutin...
boleh boleh saja... tulisan itu bebas. dia adalah jiwa.
ReplyDeleteseperti musik, lukisan, dan karya seni lainnya
setiap orang punya jiwa.
tapi siapa kamu ?