at first: terimakasih buat sahabat dan temen2 yang masih baca blogku, dan sms kalo bahasa yang "umum" lebih enak dibaca, daripada yang ruwet. makasih juga buat temen2 yang ngomentari, mendukung, dan ngasih saran buat aku.. including marah2in aku, kalo aku berbuat yg salah (yaa.. orang kan bisa khilaf)
oke posting hari ini!
aduh, perasaanku campur aduk, campur aduk karena aku habis ditolak cowok (hahaha.. ya ampun aku nulis di blog dan semua dunia akan tau)
tapi bukan dalam konteks aku nembak, tapi dalam konteks gimana sesuatu yg ambigu itu pengen aku lurusin. tapi ternyata maksudku dan maksud si cowok ini nggak sama.
tiap diomongin, selalu nggak nemu "deal" nya.
mungkin bener kata orang, bukan orang-orangnya yang salah, tapi bukan jodohnya!
kalo dipikir2 lagi, dulu trakhir ditolak cowok itu pas SMP. jadi ceritanya, cowok itu naksir aku. aku tau. tapi nih cowok, nggak boleh pacaran sm bapaknya. jadinya ya waktu diomongin dia bilang nggak bisa. setelah itu ya nolakin cowok terus..
trus yang sekarang ini. "penolakan" itu selalu sakit. tapi aku bukan pendendam. jadi udah ya udah. toh aku udah mau membuang separuh diriku yang aslinya "mangkel" banget, untuk berkompromi, bahwa ini ada kans buat dipertahankan.
dan buat dikembalikan seperti semula.
tapi seperti waktu, we cannot turn back time!
dulu aku pikir, cuma cewek aja yang hatinya suka ganti arah
tapi ternyata aku salah. cowokpun bisa begitu.
sampe kadang saking sakit hatinya, karena dikhianati.
aku sampe mikir, "ini lebih baik nad, daripada kamu tau cowokmu selingkuh sama sesama cowok"
hehe...
bayangin aja, kalau itu terjadi? bukan runtuh lagi duniaku.. tapi juga cara pandangku thd dunia.
seberapa buruk lagi hari2ku akan terus berlanjut?
aku udah seneng banget waktu itu, aku punya bestmate baru.
tapi sedih lagi, karena aku salah paham. dan cowok cukup ahli buat cewek salah paham.
jadi ya..
mungkin kutipan seseorang buat aku ini ada benernya,
"ngapain kamu nunggu? banyak yang lebih baik"
kenyataannya memang banyak diluar sana, tapi urusan hati kan nggak bisa dipindah-pindah gitu aja. dan mungkin ini yang bikin aku sedih sampe sekarang...
karena ternyata cowok punya kapasitas lbh cepat pulih dari luka dari pada cewek. dan cowok rela menyakiti cewek lainnya, untuk cewek yang dia suka.
dan ternyata lagi, cewek justru berpikir nggak masalah cowoknya suka sama cewek lain. dan inilah kenapa kodratnya cewek di madu sama laki2..
(aduh, pengakuan yang sakit)
tapi memang nyata,
makannya kalo mau nikah, jangan lupa minta syarat, "tidak dimadu" (hanya berlaku untuk istri pertama. kalau istri kedua, terima nasib aja... hft)
dan cewek, selalu ada hati untuk memaafkan.
itu kenapa saya bangga jadi perempuan =)
Monday, June 29, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



sungguh tidak beruntungnya laki-laki itu
ReplyDeletexD