Saya punya ruangan tempat istimewa saya. sebuah balkon yang indah dan kalau beruntung saya bisa melihat rasi bintang kesukaan saya. balkon itu terletak di depan kamar-belajar yang kecil, tempat saya menyimpan "harta karun" saya.
"harta karun" ini seperti buku-buku, foto-foto, surat-surat lama, tas-tas lama, dan berbagai pernak-pernik kecil yang sejak dulu saya simpan
kini saya tidak lagi mengunjungi balkon itu, karena saya pindah kamar ke lantai bawah. kamar yang lebih besar dengan langit-langit sangat tinggi, sekitar 10 meter tingginya. dan saya merasa sedikit kesepian.
suatu pagi saya berniat napak tilas ke kamar-belajar saya, kamar yang saya tinggalkan karena letaknya yang tidak strategis dengan kamar baru saya.
saya memasuki ruangan itu, bau debu, dan pengap karena lama tak terbuka.
di sana, saya menemukan banyak potongan kecil, potongan-potongan yang membuat saya kembali ke tahun-tahun lalu.
mulai dari kenangan SD sampai akhir SMA. rasanya terlalu banyak jejak yang ditinggalkan. ternyata banyak juga ya yang sudah saya isi dalam hidup ini.
lalu saya berkaca di sebuah cermin di kamar-belajar saya, saya berkata pada diri sendiri,
"akankah saya kini harus berhenti karena sebuah kerikil dalam hidup saya?"
"dan melewatkan, apa yang akan menunggu saya di depan?"
"saya tidak ingin hanya melewati hari-hari, saya ingin mengisi hari setiap harinya"
tidak penting bagi saya, apakah orang jahat terhadap saya,
saya tidak dendam,
saya tidak merasa saya harus mengiba-iba mencari dukungan,
saya hanya ingin orang melihat saya tangguh.
karena begitulah seharusnya wanita, wanita itu harus tangguh.
bagitulah saya dibesarkan oleh ibu saya.
dan begitulah saya menganggap diri saya.
lamunan saya buyar, ketika matahari makin merangkak naik. saya keluar dari kamar dan melihat ke arah timur.
sudah lama sekali saya tidak melihat matahari terbit. sudah berapa lama ya?
dan ini menjadi sesuatu yang spesial bagi saya.
dari dulu saya suka matahari terbit =)
dan saya berkata pada diri sendiri lagi,
"selamat datang lagi di hidupmu Nadia. hidupmu yang nyaman dan sendiri."
"selamat menulis puisi-puisi lagi."
"selamat tenggelam dalam buku-buku, malam yang larut, dan bintang-bintang di balkon saya"
Friday, July 3, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




aku kok merinding moco iki? o_O
ReplyDeletekamu keren nadia! aku suka kamu, cantik! haha
iyo jare omku emang di balkonku ada pocongnya lek nggak salah. aku yo kadang merinding.
ReplyDeleteaku juga suka kamu mbak!
hahaha... koyok lesbong ae awak dewe=)
ya Allah. asline bkn merinding krn hantu mksdku, tp gara2 mbok bilangi ada pocong lak maleh keweden temenan ak saiki :-s
ReplyDeleteoh bukan gr2 hantu ya mbak..
ReplyDeletehabis tempatnya itu memang romantis dan sedikit mistis...
jadi aku lsg kepikiran hantu... hehehe