Monday, August 29, 2011

Kepastian itu adalah Kemungkinan

Hari ini adalah tahun baru hijriah bagi sebagian umat muslim, sebagai seorang muslim kami menantikan hari ini bak menantikan pelangi setelah hujan lebat.

Sebagai awalan ya baru, juga merupakan akhiran dari sesuatu.

Tepat pada hari ini, aku telah mengakhiri berbagai macam pikiran-pikiran jelek dan kegagalanku dalam mengelola emosi.

emosi adalah masalah terbesarku, setelah pikiran. Entah mengapa keduanya sering sekali membuatku terjaga sebegitu larut.

Aku sadar betul, aku bukanlah pemalas. Hanya saja aku tak bisa setengah-setengah. Aku ingin melakukan sesuatu hingga lelah, atau tidak melakukan apapun.

"Kemalasan" dipadu dengan pikiran tak menentu, dan emosi yang cenderung tidak stabil membuatku semakin sering sakit-sakitan.

Mungkin benar jika orang kidal akan berumur 9 tahun lebih pendek dibanding orang bertangan kanan. Jika hal tersebut betul, maka hidupku akan jauh lebih singkat.

Hidup yang singkat dan begitu banyaknya pertanyaan di kepalaku sering membuatku menjadi orang yang aneh. Orang yang seolah-olah tidak memiliki bentuk pasti. Seperti air.

Sulit sekali bagiku untuk lepas dari bayang-bayang masa lalu, dan menakutkan sekali bagiku untuk melihat masa depan.

Aku tidak suka dengan segala ketidakpastian dalam hidup, namun beginilah hidup.

Pada akhirnya semua berakhir pada satu kesimpulan: kepastian itu adalah kemungkinan.

Selamat tahun baru, semoga tahun ini lebih berarti dari tahun-tahun sebelumnya :)
Nadia Aulia

No comments:

Post a Comment